Updates from Mei, 2008 Hide threads | Tombol Pintas

  • Visualiasi Perencanaan Keuangan 

    ghifi 7:38 am on May 17, 2008 Permalink | Balas

     
  • Rahasia untuk mempertahankan kebesaran (greatness) 

    ghifi 2:53 pm on May 5, 2008 Permalink | Balas


    Dalam masa krisis perubahan perusahaan-perusahaan yang pernah menjadi bintang mengalami kesuksesan kemudian diikuti dengan kejatuhan. Berapa banyak yang bertahan? Best selling management expert (Jim Collins) membuat sebuah kasus yang memberikan harapan yang kuat

    By Jim Collins

    (Fortune Magazine)- saya tidak tahu berapa banyak majalah Fortunre 500 memberikan presentasi kepada saya terutama yang memiliki argumen yaitu saatnya menyerah terhadap ide-ide orang amerika di abad 20 melupakan pembangunan perusahaan besar yang bertahan, mereka memberitahu saya
    Salah satu orang yang sangat ahli di bidang teknologi pada suatu saat di sebuah konferensi mengajak saya bicara dan menganggap semua asumsi ini tidak sesuai lagi dengan kekinian:”Kita hidup di sebuah era dimana sesuatu tidak dapat dibangun untuk bertahan. Segala sesuatu selalu berubah; tidak ada sesuatu yang bertahan” Dia membeberkan Joseph Schumpeter, seorang ilmuwan ekonomi yang menulis mengenai dimana perubahan teknologi dan seorang entreprener yang memiliki visi memberikan kehidupan baru yang menghancurkan hal-hal lama, hanya melihat hal-hal baru tersebut akan dihancurkan oleh generasi berikutnya.

    Argumentasinya sangat dirasakan tajam hari ini. Bear Stearns menghilang dalam satu akhir minggu setelah bertahan lebih dari 80 tahun dalam masa pertumbuhan dan menduduki nomor 156 di perusahaan Fortune 500. Citigroup memiliki akar di Citi Bank di New York yang didirikan pada tahun yang sama ketika Napoleon menyerang Moscow dan bertumbuh menjadi bank global yang memiliki visi di bawah kepemimpinan seperti Walter Wriston dan John Reed. Hari ini CEO Citigroup melaporkan telah terjadi kerugian luar biasa dari kehanacuran yang mendadak dan sangat besar pada pasar subprime morgatge” sebuah kejutan yang luar biasa yang menafikan semua yang telah dicapai oleh perusahaan.

    Pada tahun 1907 Henry Ford memproklamasikan “ Saya akan mendemokrasikan industri mobil” dan berhasil mewujudkan janjinya. Hari ini, Ford motor berjuang untuk membangun sebuah masa depan baginya karena harus menghadapi kenyatan kompetisi global yang brutal dan revolusi menuju sadar lingkungan. Posisi 54 di Fortune 500 mempostingkan kerugian total US$115 Miliar di tahun 2007, jumlah yang sama yang dimiliki seluruh revenue lebih dari 20 perusahaan di Fortune 500
    Saya telah melalui versi argumentasi creative destruction lebih dari 20 kali, bersama dengan orang-orang yang cerdas dan mendapatkan cukup banyak informasi. Dan salah satu argumentasi favorit mereka yang mengitimidasi Fortune 500L: Jika anda melihat daftar fortune 500 dari waktu ke waktu, anda menemukan banyak gonjang ganjing dimana mayoritas perusahaan2 yang terdaftar 50 tahun yang lalu sekarang tidak ditemui pada daftar yang terkini. Dan memang data tersebut telah memberikan bukti pada argumentasi tersebut.

    Dari 500 perusahaan yang tampil di dalam daftar sejak tahun 1955 hanya 71 perusahaan yang berhasil bertahan hingga sekarang. Di tahun 1955 hanya memasukkan perusahaan di dalam industri saja, dan sekarang perusahaan yang berkecimpung dalam jasa juga dapat terdaftar.
    • Hampir 2000 perusahaan telah tampil dalam daftar ketika Fortune 500 dimulai, dan banyak sudah yang tidak masuk daftar lagi. Hanya karena Anda masuk ke dalam daftar satu kali tidak berarti hal tersebut memberikan garansi kepada perusahaan Anda untuk dapat bertahan lama.
    • Beberapa perusahaan besar dalam daftar pada saat ini, seperti Intel (INTC, Fortune 500), Microsoft (MSFT,Fortune 500), Apple (AAPL, Fortune 500), Dell (Dell, Fortune 500) dan Google (GOOG, Fortune500) bertumbuh dari nol menjadi great menggunakan teknologi yang benar-benar baru, menghancurkan perusahaan-perusahaan tua keluar dari daftar. Robert Noyce menemukan IC pada tahu 1958, 3 tahun setelah pertama Fortune 500. Lebih dari 20 perusahaan di dalam daftar belum ada pada tahun 1955.
    • Berberapa perusahaan yang merupakan selebriti tidak lagi terlihat di dalam Forture 500 terjatuh dari great to good sampai dengan hilang dari daftar. Perusahaan seperti Scott Paper, Zenith, Rubbermaid, Chrysler, Teledyne, Warner Lambert, dan Bathlehem Steel, karena seringkali mereka menyerahkan independensi mereka dan terkadang mereka harus mati.
    Akan tetapi jika kita melihat melalui lensa yang berbeda kita dapat melihat sebuah cerita yang berbeda, sebuah cerita yang memiliki fondasi kuat untuk mencapai harapan. Satu hal, kita menemukan contoh yang sangat gamblang tentang kebesaran yang berlangsung lama.

    Pada tahun 1837 lebih dari 20 tahun sebelum perang sipil Amerika, William Procter dan James Gamble membentuk sebuah partnership untuk membuat sabun dan lilin. Di tahun 1955, P&G berdiri di posisi no. 27 dalam daftar Fortune 500, hari ini No.23. Pada tahun 1886, Robert Wood Johnson mengoperasikan dari lantai empat pabrik wallpaper yang tidak terpakai

    Pengembangan Manajemen yang sistematik

    Di awal abad ke 20 General Electric yang dikepalai oleh Charles Coffin mengembangkan inovasi bisnis yang sangat siknifikan pada 200 tahun terakhir, yaitu systematic management development. GE membangun generasi pemimpin dan kemdian memproduksi lebih dari satu abad kesuksesan yang bertahan dan sangat dipercaya sehingga sedikit batuk-batuk pada laporan keuangan triwulan menyebabkan seluruh pasar modal turun. Di tahun 1955, GE menempati no. 4 pada Fortune 500, sekarang no. 6. Perusahaan-perusahaan melatih pemimpin-pemimpinnya yang dapat berevolusi dan membangun sebuah portfolio flywheels dari lilin ke makanan Pringles, dari plester ke obat Tylenol, dari bola lampu ke mesin jet, akan tetapi mereka begitu memegang nilai-nilai utamanya dan tetap dipegang selama 100 tahun atau lebih.

    Kami juga menemukan perusahaan-perusahaan yang dapat mengatasi prestasi yang biasa-biasa atau bahkan lebih buruk untuk mencapai sukses yang berkesinambungan.

    Pada tahun 1965, Nucor Corp, yang berukuran kurang dari seperseratus ukuran Bethlehem Steel, dalam kondisi di ujung kebangkrutan. Perusahaan yang penuh dengan bisnis yang tidak merupakan bisnis inti dan debt ratio yang memburuk, anggota dewan akhirnya membuat sebuah gerakan dalam keputusasaan. Memberikan kepercayaan kepada manajer divisi yang bernama Ken Iverson, yang kala itu baru berumur 39 tahun. “Anda masih terlalu muda untuk mengetahui yang lebih baik, Anda harus siap! Iverson hanya menjalankan bisnis di Nucor yang memang memiliki prospek yang baik, kemudian dia membangun sebuah budaya yang aneh untuk meningkatkan produktifitas membuat besi sambungan. Setelah menghilangkan divisi bisnis yang buruk, dia mulai membangun, membangun dan membangun. Dia dan timnya melakukan integrasi mundur membuat bahan baja, membangun sebuah pabrik baja kecil (mini-mill), dan menemukan bahwa budaya yang dibangun oleh Iverson dapat cocok untuk memproduksi baja berbiaya murah di amerika. Sedikit demi sedikit, tahun berganti tahun, Iverson dan timnya telah menambah kapasitas, dan akhirnya masuk ke dalam daftar Fortune 500 pada nomor 481 di tahun 1980. Hari ini, menghadapi kebrutalan kompetisi pada industri baja, Nucor memperoleh posisi kuat di no. 151 dalam daftar Fortune 500, dengan membuat keuntungan selama 41 tahun. Sebagai tanda testimonial pada budaya Nucor, di dalam laporan tahunannya Nucor menamakan setiap pegawainya di dalam tradisi penyebutan nama lebih dari 18000 pegawai.

    Kami juga menemukan perusahan-perusahaan yang jatuh dari kebesaran akan tetapi mendapatkan kembali kebesarannya, berdiri kokoh melawan kekuasaan creative destruction.

    Xerox adalah satu dari cerita sukses dalam sejarah perusahaan amerika yang masuk ke dalam daftar Fortune 500 pada no. 423 di tahun 1963 dan naik ke posisi no. 21 di tahun 1990. Tapi kemudian perusahaan mulai memiliki performa yang biasa2 saja ketika biaya tinggi diterjemahkan ke dalam harga yang tidak kompetitif, dan pada tahun 2001, Harga saham Xerox mengalami penurunan sebesar 92% kurang dari dua tahun, penurunan kas, dan market share, serta penyelidikan oleh SEC (Bapepam Amerika). Anne Mulcahy yang tidak termasuk dalam daftar calon CEO, mendapatkan perhatian dari anggota dewan dengan ketulusan dan dedikasinya kepada perusahaan dan budayanya, dia menjadi CEO di tahun 2001, setelah bekerja keseluruhan karirnya di dalam perusahaan. Dia menolak untuk menghancurkan perusahaan dan bertujuan untuk menyelamatkannya,:Saya adalah budaya”, katanya “Jika saya tidak dapat menemukan jalan keluar untuk membudayakan budaya dengan saya, masa saya tidak tepat untuk pekerjaan ini.” Memiliki jiwa Churchil dan yakin bahwa para pegawai Xerox bertahan melawan segala macam kegagalan, dia menolak untuk menyerah, menjual perusahaan atau mengakui kegagalan yang tidak dapat dihindari. Dari kerugian yang mencapai US$ 300 Juta di tahun 2001, hingga mendapatkan untuk sebesar US$ 1 Miliar di tahun 2007.
    Hanya karena sebuah perusahaan berperforma buruk atau mendapatkan hantaman dari luar yang merupakan even yang tidak diharapkan atau tantangan baru, bukan berarti bahwa dia harus jatuh secara berkelanjutan. Perusahaan2 tidak jatuh karena dunia melakukannya terhadap mereka atau karena perubahan di dunia di sekitar mereka, melainkan mereka jatuh terlebih dahulu atau pun disebabkan karena mereka melakukannya pada diri mereka sendiri.

    Pada awal tahun 1970an, Ames Departemen Store dan Wal Mart terlihat seperti perusahaan kembar identik. Mereka memiliki bisnis model yang sama, yaitu retail discount di pedesaan. Sam Walton menggunakan model yang sama dengan model yang digunakan oleh Ames, dan Ames kemudian menggunakan ide operasi dari Sam. Satu yang membedakan yaitu Ames beroperasi di Northeast, ketika Wal-Mart beroperasi di lingkungan yang terkonsentrasi di Arkansas. Kedua perusahaan menjual produk-produk yang sangat bagus, harga saham keduanya sangat mirip terutama mulai tahun 1972 hingga tahun 1986, mengalahkan pasar lebih dari 10 kali. Akan tetapi ketika Ames jatuh, terus jatuh menuju ketidak relevanan yang absolut. Hari ini Ames bahkan tidak ada lagi, ketika Wal-Mart mempertahankan no. 1 di daftar Fortune 500 melalui $379 Miliar penjualanannya.

    Poinnya adalah di sini kita memiliki dua perusahaan yang menghadapi kondisi lingkungan yang identik dengan target yang identik pada suatu saat di dalam sejarah, akan tetapi salah satu jatuh dan yang lainnya tetap bertumbuh. Sebab ini tidak dapat dengan mudah diatribusikan kepada perubahan di dalam lingkungan bisnis mereka.
    Baik Ames dan Wal-Mart memiki pendiri yang secara entrepreneur sangat kokoh yang memandu pertumbuhan di masa-masa awal, akan tetapi ketika Sam Walton memberikan tabuk kepemimpinan perusahaan dari dalam perusahaan, sedangkan Ames menggantikan pemimpinnya dengan orang2 yang berasal dari luar. Baik Ames maupun Wal-Mart memiliki kesempatan yang sangat besar dan luas melalui startegi yang basic yaitu diskon harga murah di pedesaan. Namun ketika Wal-Mart mempertahankan pertumbuhan organic yang stabil dan konsisten dengan strateginya, Ames melakukan deviasi dari strategi tersebut untuk memperoleh pertumbuhan yang besar. Pada tahun 1988, Ames melakukan akusisi terhadap Zayre, untuk mendapatkan ukuran dua kali daripada perusahaan yang ada sekarang dalam 1 tahun. Wal-Mart tetap focus pada kesuksesannya, dan Ames menyebabkan kehancurannya. Wal-Mart terus fokus pada kota2 kecil sebelum siap membangun bisnisnya di kota besar. Ames melakukan revolusi dalam satu malam ke retail di kota besar dan menyebabkan kemerosotannya. Wal-Mart menciptakan kesuksesannya dan Ames menyebabkan kematiannya.

    It depends on what you do to yourself (semua tergantung pada diri Anda)

    Tidak peduli anda menggunakan model kacamata dalam anda melihat, Lensa orang2 yang bergerak dari good to great atau lensa mereka dari zero to great pada industri yang baru, atau lensa orang-orang yang dapat bertahan terhadap kesulitan dan bertahan selama 100 tahun, satu pelajaran yang penting yang dapat dipelajari: apakah anda bertahan atau gagal, bertahan atau mati, atau pun berhasil masuk ke dalam daftar Fortune 500 atau kemudian dapat bertahan pada daftar tersebut, tergantung lebih kepada apa yang Anda lakukan pada diri Anda dibandingkan terhadap yang dilakukan dunia kepada Anda.

    Teledyne bisa saja tetap di dalam daftar hari ini, perusahaan yang disegani, independent, dan sukses jika saja pendiri perusahaan yang dikenal luar biasa hebat, Henry Singleton, menularkan kejeniusannya kepada 1000 pekerjanya” gaya kepemimpinannya untuk membangun sebuah tim eksekutif dan budaya yang memungkinkan dapat sukses setelah visinya pada hari itu.

    Bethlehem Steel yang ketika itu mendapatkan ranking yang tinggi sebagai no. 8 Fortune 500, dan barangkali akan tetap di dalam daftar jika saja mereka berusaha untuk mengkonfrontasi fakta brutal bahwa kalangan eksekutif dan para pekerjanya menyadari bahwa perusahaan tidak akan bertahan ketika pertambangan kecil dan baja berbiaya rendah menggantikan industri. Kompetisi global sering kali menjadi alasan yang diberikan mengapa Bethlehem Steel tidak mau mengkonfrontasi fakta brutal tersebut.

    Dalam sejarah perusahaan besar telah menggunakan masa sulit untuk mengambil keuntungan. Pada tahun 1970, dibawah kepemimpinan Dick Cooley dan Carl Reichardt yang dikenal memiliki visi jangka panjang, Bank Wells Fargo membangun sebuah budaya disiplin bertahun2 sebelum deregulasi menjungkirbalikkan industri perbankan. Mereka membangun sebuah tim yang Spartan yaitu tim eksekutif efisiensi biaya yang didukung oleh prospek persaingan yang keras. Ketika deregulasi akhirnya terjadi kemudian menyebabkan bank biasa-biasa menjadi mati, maka Wells Fargo menampakkan taringnya. Mereka membeli Crocker Bank, dan merubahnya dari budaya relax menjadi etnis spartan, dan secara sistematis melakukan invasi terhadap basis Bank of america di California, mengalahkan saingan dekatnya yang kemudian melakukan merger dengan regional Bank di North Carolina.

    Hanya karena argumentasi Joseph Schumpeter konsep creative destruction membuktikan kebenaran kepada mayoritas bisnis tidak berarti bahwa perusahaan yang membangun bisnis harus jatuh dan mati. Sebaiknya Anda melatih creative destruction di dalam perusahaan dan memungkinakn dapat beratahan selama bertahun2, barangkali berabad2. Betul bahwa semua produk, layanan, pasar, dan solusi yang spesifik terhadapa permasalahan social akhirnya akan menjadi obsolete. Tetapi hal tersebut tidak bearti bahwa organisasi dan komunitas social yang memproduksi mereka harus menjadi obsolete dan tidak relevan.
    Ketika anda membangun sebuah institusi dengan nilai2 dan tujuan hanya menghasilkan uang dan ketika Anda membuat sebuah budaya yang membuat kontribusi yang berbeda ketika memberikan hasil yang luar biaya, mengapa anda menyerah pad aide bahwa anda dapat membuat sesuatu yang tidak hanya bertahan tapi memang berhak untuk beratahan?
    Leader korporasi yang terbaik tidak pernah menyalahkan kondisi di luar; mereka melihat ke cermin dan berkata bahwa kita bertanggung jawab terhadap hasil! Orang yang memberikan kredit pada dirinya sendiri pada kondisi bagus tetapi menyalahkan kondisi ekternal ketika berada dalam kondisi buruk memang tidak berhak untuk memimpin institusi kita. Hukum alam menentukan bahwa sebuah insititusi besar pada akhirnya jatuh, tetapi paling sedikit tidak dalam masa kehidupan manusia. Kebanyakan jatuh dan kita tidak dapat menafikan fakta ini, bukan bearti bahwa Anda adalah termasuk di dalam salah satunya.

    Jim Collins is the author of “Good to Great” and co-author of “Built to Last.”
    Research Associate Susan M. Kaufman contributed to this article.

     
c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
balas
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
esc
batal